Mesin-Boiler-Meledak

“BOILER MELEDAK, 20 PEKERJA LUKA”

Begitulah judul pada headline salah satu media online yang cukup terkenal, berikut kami berikan link lengkapnya silahkan klik disini, namun pada kesempatan ini kami tidak akan membahas tentang kejadian tersebut, justru kami ingin memberikan informasi tambahan yang mungkin, rekan engineering membutuhkan walaupun kami yakin informasi ini sudah diketahui dan dipahami betul, yaitu permasalahan pada boiler, jadi dikesempatan ini, kami hanya bermaksud menyegarkan kembali ingatan rekan-rekan semua tentang apa dan bagaimana seharusnya boiler diperlakukan.

            Boiler merupakan mesin uap yang menggunakan energi panas dalam uap air dan mengubahnya menjadi energi mekanis. Mesin uap dahulunya digunakan dalam pompa, lokomotif dan kapal laut, serta memiliki peran penting dalam Revolusi Industri.

            Mesin Uap pertama kali dibuat oleh Hero dari Alexandria, yaitu sebuah prototipe turbin uap primitif yang bekerja menggunakan prisip reaksi, lalu disempurnakan dan terus disempurnakan hingga jadilah mesin uap Boiler seperti yang sekarang ini kita gunakan. Air sebagai media utama mesin uap Boiler yang berguna dan murah untuk mengalirkan energi panas ke suatu proses. “Jika air dididihkan sampai menjadi steam, volumenya akan meningkat hingga 1.600 kali, menghasilkan tenaga yang menyerupai serbuk mesiu yang mudah meledak”, sehingga mesin uap boiler merupakan peralatan yang harus dikelola dan dijaga dengan sangat baik.

Ada beberapa masalah yang paling sering dihadapi, tetapi masalah utama yang harus dihindari pada penggunaan mesin uap boiler adalah terjadinya kerak (scaling) pada pipa boiler yang menyebabkan tersumbatnya air masuk kedalam pipa dan terjadinya over heat pada pipa, hal ini sangat berbahaya, selain itu juga merugikan perusahaan karena penggunaan mesin uap boiler menjadi sangat tidak efisien, boros bahan bakar dan steam yang dihasilkan sangat terlambat waktu produksinya.

Untuk menghindari hal tersebut maka digunakanlah kimia anti kerak/scale inhibitor, namun penggunaan yang tidak tepat juga akan memberikan hasil yang tidak optimal, tetap terjadi pengerakan (scaling) dan timbulnya masalah baru, seperti alkalinitasnya terlalu tinggi serta menjadi mahal akibat penggunaan dosis chemical yang terlalu besar.

Untuk itu kami hadir menawarkan program treatment boiler yang komprehensif diantaranya :

  • Melakukan analisa air secara menyeluruh mulai dari air sumber hingga air umpan (boiler feed water) dan air blowdown, dan untuk hasil yang meyakinkan konsumen serta bersifat objektif kami bekerja sama dengan Laboratorium Air yang independen dan terakreditasi KAN, diantara mitra kami adalah Lab. Sucofindo, Lab. PDAM dan Lab. Astra.
  • Melakukan optimalisasi system pretreatment diantaranya observasi lapangan tentang efektifitas WTP seperti Sand Filter, Carbon Filter dan Water Softener atau Sistem Demin, sebelum program internal treatment dijalankan.
  • Memberikan rekomendasi yang menyeluruh dan tertulis hasil dari observasi yang telah kami lakukan, serta memberikan rekomendasi penggunaan jenis chemical dan dosis penggunaan yang tepat. Karena kami mengedepankan konsep CDF (Customized Design Formula) dimana formula yang diciptakan khusus sesuai dengan kondisi air sumber dan keadaan utility klien kami.
  • Memberikan training dan pendampingan kepada setiap operator boiler klien kami apabila terjadi masalah dilapangan melalui komunikasi telpon dan kunjungan rutin perbulan.
  • Dan poin penting adalah memberikan GARANSI FREE CLEANING apabila formula yang kami rekomendasikan ternyata gagal.

Untuk membangun kepercayaan dan kenyaman setiap klien kami, kami mempersilahkan untuk dilakukan audit terhadap produk dan service yang kami berikan karena komitmen kami adalah :

“MENGUTAMAKAN KUALITAS & KEPUASAN PELANGGAN”

Silahkan kunjungi website kami www.chemetch.co.id, kami menawarkan berbagai solusi mengenai formula boiler yang tepat, efektif dan efisien untuk rekan-rekan semua, silahkan klik disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *